Home Fiqih Apakah Memandikan Mayit dapat Membatalkan Wudhu’?

Apakah Memandikan Mayit dapat Membatalkan Wudhu’?

Memandikan mayit apakah merupakan pembatal wudhu’ merupakan permasalahan yang diperselisihkan oleh para ulama, dalam hal ini ini setidaknya ada 3 Pendapat ulama yang masyhur dalam masalah ini.

1. Memandikan Mayit Merupakan Pembatal Wudhu’.

Pendapat ini merupakan pendapat yang masyhur dalam Madzhab Hambali. Imam Al Buhaiti dalam kitabnya Kisyafu al-Kina’ mengatakan,

مِنْ نَوَاقِضِ الْوُضُوءِ غُسْلُ الْمَيِّتِ أَوْ بَعْضِهِ وَلَوْ فِي قَمِيصٍ

“Diantara pembatal wudhu’ adalah memandikan mayit atau memandikan sebagiannya (tubuh) meskipun dengan berlapis pakaian”. (1/29)

Adapun dalil yang dijadikan hujjah dalam masalah ini adalah sebuah riwayat  Atha’,

أَنَّ ابْنَ عُمَرَ وَابْنَ عَبَّاسٍ كَانَا يَأْمُرَانِ غَاسِلَ الْمَيِّتِ بِالْوُضُوءِ، وَكَانَ شَائِعًا لَمْ يُنْقَلْ عَنْهُمْ الْإِخْلَالُ بِهِ

“Bahwasanya Ibnu Umar dan Ibnu Abbas keduanya memerintahkan para pemandi mayit untuk berwudhu’, perintah ini masyhur dan tidak didapati pengingkaran di dalamnya.” (Kisyafu al-Kina’ 1/30)

Hal ini dikarenakan orang yang memandikan mayit sudah pasti akan menyentuh aurat dari si mayit, dan hal ini merupakan pembatal wudhu’, maka tidak salah jika memandikan mayit termasuk ke dalam pembatal-pembatal wudhu’.

2. Memandikan Mayit Tidak Membatalkan Wudhu’ Akan Tetapi Disunnahkan Untuk Mandi.

Pendapat kedua ini datang dari Madzhab Syafi’i dan Maliki. Menurut mereka orang yang memandikan mayit wudhu’nya tidak batal, namun ia disunnahkan untuk mandi. Imam Nawawi dalam kitabnya Majmu’ syarh Muhadzab menukil perktaan Imam Muzani,

وقال المزني هذا الغسل ليس بمشروع وكذا الوضوء من مس الميت وحمله

“Berkata Imam Muzani bahwa mandi (dari memandikan mayit) tidak di syariatkan, demikian pula wudhu’ dari menyentuhnya atau membawanya”.(5/185)

Menyentuh mayit dalam Madzhab syafi’i tidak membatalkan wudhu’, hal itu karenakan tubuh mayit adalah suci, maka memandikan atau menyentuh yang suci tidak membatalkan wudhu. Akan tetapi mayoritas ulama dalam madzhab syafi’i menganjurkan untuk mandi setelah memandikan mayit. Ha ini sebagaimana sabda rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam,

من غسل ميتا فليغتسل

“Barang siapa yang memandikan mayit maka hendaknya ia mandi”. (HR Abu Dawud)

Aakan tetapi perintah dalam hadist tersebut dimaknai sebagai anjuran, bukan kewajiban. Dalam kitabnya Majmu’ syarh al-Muhadzab Imam Nawawi berkata,

الصحيح الذي اختاره المصنف والجمهور أنه سنة

“Dan yang paling shahih (dalam madzhab syafi’i) dan yang dipilih oleh penulis dan mayoritas ulama madzhab syafi’i bahwa mandi dari memandikan mayit adalah sunnah. (5/158)

3. Memandikan Mayit Tidak Membatalkan Wudhu Dan Tidak Disunnahkan Untuk Mandi.

Ini adalah pendapat dalam Madzhab Hanafi dan Jumhur Ulama, bahwa memandikan mayit tidak membatalkan wudhu. Berbeda dengan madzhab syafi’i dan maliki yang mensunnahkan mandi, dalam madzhab Hanafi, orang yang memandikan mayit tidak dianjurkan untuk mandi.

Dalam kitab al-Bahru ar-Raiq disebutkan,

وَلَيْسَ عَلَى مَنْ غَسَّلَ مَيِّتًا غُسْلٌ، وَلَا وُضُوءٌ

Dan tidak ada mandi bagi orang yang memandikan mayit dan tidak pula wudhu’ baginya. (2/188)

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Menghindari Kematian?

Dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman كُلُّ نَفْسٍ ذائِقَةُ الْمَوْتِ "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian".  (Q.S. Ali Imran : 85) Salah satu hal yang paling ditakuti...

3 Jenis Api Dalam Islam

Api menurut sains adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas, oksigen dan bahan mudah terbakar yang menGhasilkan panas...

Orang Pertama Yang Masuk Syurga?

Sebelum memasuki syurga, para Ahli syurga akan terlebih dahulu melewati fase pensucian hati, Allah akan cabut dari hati mereka sifat dendam, iri dan penyakit-penyakit...

Apakah Jin Masuk Syurga?

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa Hal yang harus diketahui 1. Ada Golongan Jin Yang Beriman. Di dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman, وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ...