Home Khazanah Islam 4 Hal Seputar Masjid Al-Aqsha Yang Wajib Kamu Ketahui

4 Hal Seputar Masjid Al-Aqsha Yang Wajib Kamu Ketahui

Masjid Al-Aqsha merupakan komplek masjid yang terletak di Kota Yerussalam di palestina. Keberadaannya sampai hari ini masih menjadi sengketa antara israel dan palestina. Hal ini karena tempat ini merupakan wilayah yang disucikan oleh umat islam, kriten dan yahudi. Selain karena tempat ini suci, tempat ini begitu istimewa karena sarat akan muatan sejarah dari para leluhur dimasa lalu, tak heran jika semua orang saling berebut untuk bisa memiliki tempat ini.

Setidaknya ada 4 Hal penting seputar masjid Al-Aqsha yang wajib diketahui oleh umat islam yaitu:

1. Kiblat Pertama Umat Islam.

Masjid Al-Aqsha merupakan kiblat pertama umat islam, dahulu umat islam menghadapkan wajah mereka ke arah Masjid Al-Aqsha dalam shalat-shalat mereka sebelum akhirnya Kiblat dipindahkan ke Masjidil haram.

Ini menunjukan bahwa Masjidil Aqsha memiliki keutamaan yang agung, ketika dulu Masjid ini dipilih oleh Allah menjadi Qiblat pertama bagi umat muslim.

2. Menjadi Tempat Persinggahan Rasulullah Pada Peristiwa Isra’ Dan Mi’raj.

Isra’ adalah perjalanan rasulullah dari masjidil haram menuju masjidil Aqsha. Perjalanan ini terjadi dalam tempo yang begitu singkat dan tidak bisa diukur dengan waktu dan termasuk dari salah satu keajaiban dan mukjizat rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam. Bagaimana tidak, jarak dari masjidil haram menuju Masjidil Aqsha apabila ditempuh dengan waktu normal dizaman itu  maka akan memakan waktu berhari-hari, sementara Rasulullah menempuhnya hanya dalam waktu yang singkat.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) kami. (Al-Isra’ 1)

Sementara Mi’raj merupakan perjalanan rasulullah dari Masjid Al-Aqsha menuju kelangit (sidratul muntaha) untuk menerima perintah shalat dari Allah subhanahu wa ta’ala. Bahkan sebelum melakukan mi’raj, rasulullah melakukan shalat 2 raka’at bersama malaikat Jibril ‘alaihi salam di dalamnya.

Hal ini tentunya menunjukan bahwa Masjid Al-Aqsha memiliki keistimewaan di sisi Allah karena Allah memilihnya untuk menjadi tempat persinggahan rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam sebelum bertemu dengan Allah dan menerima perintah Shalat, yang mana Shalat adalah merupakan ibadah yang paling agung disisi Allah subhanahu wa ta’ala.

3. Pahala Shalat Di masjidil Aqsha Yang Berlipat-lipat.

Diantara kekhususan yang Allah berikan kepada masjidil Aqsha adalah orang yang shalat didalamnya maka akan mendapatkan pahala shalat yang berlipat dibandingkan ketika shalat dimasjid-masjid lain selain dari masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Terdapat banyak riwayat tentang dilipat gandakannya shalat yang dilakukan di masjid Al-Aqsha, tentunya pahala shalat yang dilakukan di masjidil Haram dan Nabawi lebih besar daripada pahala shalat dimasjidil Aqsha, namun pahala shalat dimasjidil Aqsha lebih besar dan berlipat-lipat ketimbang shalat di Masjid-masjid lain.

4. Masjid Ke 2 Di Muka Bumi

Masjid pertama yang dibangun dimuka bumi adalah Masjidil Haramd di Makkah, dalam sebuah hadist dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata,

سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن أول مسجد وضع في الأرض قال: المسجد الحرام، قلت: ثم أي؟ قال: المسجد الأقصى، قلت: وكم بينهما؟ قال: أربعون عاما

“Aku bertanya kepada rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam tentang Masjid pertama yang dibangun diatas muka bumi maka beliau berkata: Masjidil Haram, kemudian aku bertanya lagi: Lalu yang berikutnya? Maka Ia menjawab: Masjidil Aqsha, Kemudian aku bertanya lagi: Berapa jarak diantara keduanya? Maka Rasulullah menjawab: diantara keduanya berjarak 40 Tahun”. (HR Bukhari-Muslim)

Inilah beberapa hal dari sekian banyak hal-hal penting yang wajib kita ketahui dari Masjidil Aqsha yang sampai hari ini masih menjadi sengketa dan diperebutkan antar agama. Tentunya hal ini dikarenakan setiap agama menyucikan tempat ini. Setiap agama dari islam, yahudi, bahkan nashrani memiliki sejarah panjang dalam masjid ini, tak heran jika sampai hari ini umat yahudi bersikukuh untuk merebut paksa masjidil Aqsha dari tangan umat muslim.

Hendaknya setiap muslim mengambil bagian untuk berjihad mempertahankan masjid ini agar tidak jatuh dan disalahgunkan oleh umat lain. Jihad tidak melulu tentang mengangkat senjata, do’a, dukungan moral, dan menyisihkan sebagain harta untuk membantu saudara-saudara kita yang tertindas dan disiksa di palestina dalam usaha untuk mempertahankan masjidil Aqsha juga merupakan bagian dari Jihad.

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Mengenal Kitab Tafsir Jalalail

Tafsir Jalalain termasuk tafsir yang ringkas, tapi ia tergolong di dalam kelas menengah. Tafsir Jalalail memiliki kesamaan dengan tafsir Ibnu Katsir dalam tingkat memahaminya....

Kenapa Hujan Menjadi Berkah ?

  Pertama, Allah menyebutkan dalam surat Qaf ayat 9 yang berbunyi: وَنَزَّلنَا مِنَ ٱلسَّمَاۤءِ مَاۤء مُّبَـٰرَكا فَأَنبَتنَا بِهِ جَنَّـٰت وَحَبَّ ٱلحَصِیدِ "Dan Kami telah turunkan dari langit...

Bahaya Namimah

Islam menyariatkan kepada pemeluknya agar melakukan hubungan baik antara sesama muslim yang lainnya. Ini merupakan salah satu tujuan adanya maqosid asy syariah al khomsah....

Baca surat al Kahfi di hari jumat salah, Benarkah ?

Perlu diketahui bahwa secara umum ada beberapa riwayat yang menjelaskan tentang dianjurkan membaca surat-surat tertentu pada hari jumat, seperti surat Yasin, al Kahfi, dan...