Home Khazanah Islam Berbeda Pendapat Bukti Ketidakjelasan Syariat Islam? (Part 2)

Berbeda Pendapat Bukti Ketidakjelasan Syariat Islam? (Part 2)

Selain di part sebelumnya perbedaan pendapat disebut para ulama nikmat dan keutamaan bagi umat Islam yang tidak diberikan kepada umat-umat sebelumnya. Ternyata Ibnu Abdil Bar dalam kitab Jami’u Bayanil Ilmi wa Fadlihi  menukilkan perkataan salah seorang khalifah, Umar bin Abdul Aziz rahimahullah yang justru tidak menyukai ketika para sahabat Rasulullah SAW sepakat dalam satu pendapat, tidak lain dikhawatirkan ketika hal itu terjadi umat akan merasa terbebani dengan syariat ini. Beliau mengatakan :

عن عبد الرحمن بن القاسم، عن أبيه، أنه قال: لقد أعجبني قول عمر بن عبد العزيز رضي الله عنه ما أحب أن أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم لم يختلفوا؛ لأنه لو كان قولا واحدا كان الناس في ضيق وإنهم أئمة يقتدى بهم ولو أخذ رجل بقول أحدهم كان في سعة ، وقال أبو عمر رحمه الله: هذا فيما كان طريقه الاجتهاد

Dari Abdurrahman bin Al-Qasim dari bapaknya bahwa beliau berkata :Telah mengejutkanku perkataan Umar bin Abdul Aziz yang mengatakan :”Saya tidak menyukai jika para sahabat Rasulullah SAW tidak berbeda pendapat, karena jika hanya ada satu pendapat, maka manusia akan merasa terbebani, akan tetapi (yang benar) mereka para sahabat adalah para imam yang hendaknya diikuti, jika salah seorang mengambil salah satu pendapat mereka, maka akan terjadi kelapangan”. Dan Abu Umar rahimahullah mengatakan : “Hal ini ketika dalam perkara yang ijtihadi” (jilid 2 halaman 90)
.
Demikian pula Imam Malik rahimahullah yang sempat diberi tawaran oleh Al Ma’mun seandainya kaum muslimin disatukan pendapatnya menjadi satu pendapat dengan merujuk kepada kitab beliau Al Muwatta’, maka ia pun menolak sebagaimana diceritakan dalam kitab Hilyatul Auliya ,

سأل المأمون مالك بن أنس هل لك دار؟ فقال: لا، فأعطاه ثلاثة آلاف دينار وقال: اشتر لك بها دارا قال: ثم أراد المأمون الشخوص وقال لمالك: تعال معنا فإني عزمت أن أحمل الناس على الموطأ كما حمل عثمان الناس على القرآن فقال له: ما لك إلى ذلك سبيل، وذلك أن أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم افترقوا بعده في الأمصار فحدثوا فعند كل أهل مصر علم ولا سبيل إلى الخروج معك فإن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «والمدينة خير لهم لو كانوا يعلمون». وقال: «المدينة تنفي خبثها كما ينفى الكير خبث الحديد» وهذه دنانيركم فإن شئتم فخذوه وإن شئتم فدعوه

“(Saat itu) Al Ma’mun bertanya kepada Imam Malik bin Anas : “Apakah engkau memiliki rumah?” Beliau pun menjawab : “Tidak”. Lalu Al Ma’mun memberinya 3000 dinar seraya mengatakan : “Belilah rumah dengan uang ini”.
.
Kemudian Al Ma’mun menghampiri beliau dan berkata : “Kemarilah, sungguh aku berkeinginan menyatukan pendapat kaum muslimin pada kitab Al Muwatta’sebagaimana Utsman menyatukan kaum muslimin pada satu Al Qur’an”. Beliau (Imam Malik) mengatakan : “Kamu tidak akan sanggup melakukan hal tersebut. Itu karena para sahabat Rasulullah SAW telah berpencar sepeninggal beliau ke penjuru negeri dan mereka telah meriwayatkan banyak hadits. Dan setiap negeri memiliki ilmu yang tidak bisa disatukan pendapat mereka dengan pendapatmu.

Sesungguhnya nabi SAW bersabda : “Dan kota Madinah baik buat mereka seandainya mereka mengetahui (perkara tersebut)”. Sebagaimana beliau juga mengatakan: “Kota Madinah mengeluarkan penghuninya yang tidak baik sebagaimana penggembira udara pande besi membersihkan kotoran yang ada pada besi”. Dan kumpulan dinar (yang kamu bawa), kalau kamu menghendaki maka ambillah kembali atau tinggalkan” (jilid 6 halaman 331)”

Shalahuddin Al-Ayyubi Lc.
ليس كل ما في خواطرنا يقال.. وليس كل ما يقال مقصود... وليس كل ما يكتب واقع نعيشه...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Menghindari Kematian?

Dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman كُلُّ نَفْسٍ ذائِقَةُ الْمَوْتِ "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian".  (Q.S. Ali Imran : 85) Salah satu hal yang paling ditakuti...

3 Jenis Api Dalam Islam

Api menurut sains adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas, oksigen dan bahan mudah terbakar yang menGhasilkan panas...

Orang Pertama Yang Masuk Syurga?

Sebelum memasuki syurga, para Ahli syurga akan terlebih dahulu melewati fase pensucian hati, Allah akan cabut dari hati mereka sifat dendam, iri dan penyakit-penyakit...

Apakah Jin Masuk Syurga?

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa Hal yang harus diketahui 1. Ada Golongan Jin Yang Beriman. Di dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman, وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ...