Home Aqidah Inilah Kelemahan Dajjal Yang Wajib Kamu Tahu

Inilah Kelemahan Dajjal Yang Wajib Kamu Tahu

Sudah menjadi sunnatullah bahwa semakin dekat suatu zaman dengan hari akhir maka semakin beragam dan semakin besar pula ujian dan musibah yang akan dihadapi oleh umat yang hidup di zaman tersebut. Tentunya ujian ini Allah turunkan untuk menguji hamba-hambanya, karena ujian dan musibah akan membedakan mana hamba-hamba yang bertakwa dan mana hamba-hamba yang kufur kepada Allah.

Salah satu ujian besar yang akan dihadapi umat akhir zaman adalah fitnah dajjal. Dajjal merupakan fitnah terbesar yang akan dihadapi oleh umat akhir zaman, tidaklah seorang rasul diutus dimuka bumi ini kecuali ia sudah memperingatkan umatnya tentang bahayanya fitnah yang dibawa oleh Dajjal.

Dajjal memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh manusia biasa, dan inilah senjata yang ia gunakan untuk mengelabui umat manusia, dalam sebuah hadist rasulullah bersabda,

فَيَأْتِي عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوهُمْ، فَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَجِيبُونَ لَهُ، فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ، وَالْأَرْضَ فَتُنْبِتُ

Dajjal akan mendatangi suatu kaum lalu mengajak mereka, dan merekapun beriman dan menerima ajakan Dajjal. Lalu dia perintahkan langit hingga turunlah hujan, dan dia perintahkan bumi hingga tumbuh banyak tanaman.

Kemudian rasulullah melanjutkan,

ثُمَّ يَأْتِي الْقَوْمَ، فَيَدْعُوهُمْ فَيَرُدُّونَ عَلَيْهِ قَوْلَهُ، فَيَنْصَرِفُ عَنْهُمْ، فَيُصْبِحُونَ مُمْحِلِينَ لَيْسَ بِأَيْدِيهِمْ شَيْءٌ مِنْ أَمْوَالِهِمْ

Kemudian Dajjal mendatangi kaum yang lain, dia mendakwahi mereka, namun mereka menolak ajakan Dajjal. Dajjal-pun meninggalkan mereka dalam kondisi mereka serba kekurangan, tidak memiliki harta apapun. (HR Muslim)

Dajjal akan memberikan harta yang berlimpah kepada orang-orang yang mau menjadi pengikutnya, sementara itu dajjal akan merampas harta dari orang-orang yang enggan menjadi pengikutnya, tentunya ini adalah ujian yang berat bagi umat manusia.

Disamping itu, Allah juga memberikan beberapa kelebihan lain kepada dajjal seperti dajjal memiliki surga dan neraka ditangannya, kemudian dajjal mampu mengelilingi bumi dalam waktu yang singkat, dan dajjal mempunyai pasukan dari golongan jin dan setan yang akan membantunya dalam menyesatkan manusia.

Akan tetapi dajjal tetaplah makhluk Allah, sekalipun Allah telah memberikannya beberapa kelebihan yang luar biasa, akan tetapi Allah juga menampakkan beberapa kekurangan dan kelemahan pada diri dajjal dengan sangat jelas, tentunya kekurangan ini akan menunjukan bahwa dajjal hanyalah seorang pendusta. Adapun kekurangan-kekurangan yang dimiliki dajjal adalah sebagai berikut,

1. Cacat Fisik

Rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam telah menceritakan tentang ciri-ciri dajjal, diantaranya adalah sabda beliau,

إِنَّ مَسِيحَ الدَّجَّالِ رَجُلٌ قَصِيرٌ أَفْحَجُ جَعْدٌ أَعْوَرُ مَطْمُوسُ الْعَيْنِ لَيْسَ بِنَاتِئَةٍ وَلاَ جَحْرَاءَ فَإِنْ أُلْبِسَ عَلَيْكُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ

“Sesungguhnya Al Masih Dajjal adalah seorang laki-laki yang pendek, berkaki bengkok, berambut keriting, buta sebelah dan matanya tidak terlalu menonjol dan tidak pula terlalu tenggelam. Jika kalian merasa bingung, maka ketahuilah bahwa Rabb kalian tidak bermata juling.” (HR Abu Dawud)

Salah satu kekurangan yang dimiliki dajjal adalah ia cacat fisik, bahkan ia tidak lebih sempurna dari manusia pada umumnya. Lalu bagaimana mungkin ia menjadi tuhan, harusnya jika ia tuhan ia akan merubah menyempurnakan fisiknya.

Dalam hadist lain, rasulullah bersabda,

إِنَّهُ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ مَنْ كَرِهَ عَمَلَهُ أَوْ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ

“Di antara kedua matanya tertulis kafir yang bisa dibaca oleh orang yang membenci perbuatannya atau bisa dibaca oleh setiap orang mu’min.” (HR. Muslim)

Diantara kekurangan fisik lain yang dimiliki dajjal adalah ia tidak mampu menghapus tanda “kafir” yang ada di dahinya. Inilah beberapa kekurangan fisik yang Allah tampakkan pada diri dajjal agar umat manusia sadar bahwa ia hanyalah seorang pendusta, bahkan untuk memperbaiki dirinya saja tidak mampu lalu bagaimana mungkin ia mendakwa dirinya sebagai seorang tuhan?

2. Dajjal Tidak Bisa Memasuki Makkah Dan Madinah

Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu’anhu menyampaikan hadis dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلاَّ سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ إِلاَّ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ وَلَيْسَ نَقْبٌ مِنْ أَنْقَابِهَا إِلاَّ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ صَافِّينَ تَحْرُسُهَا

Tidak ada satu negeri pun melainkan akan dikunjungi oleh Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Tidak ada gang/Lorong di kota itu melainkan ada malaikat-malaikat yang berbaris menjaganya. (HR Bukhari)

Dajjal tidak bisa memasuki makkah dan madinah tentu ini semakin menunjukan kelemahan dajjal, bahkan manusia biasa bisa memasuki makkah dan madinah namun justru sosok yang mengaku tuhan tidak mampu menginjakkan kakinya di makkah dan madinah.

3. Dajjal Tidak Mampu Mengganggu Orang Yang Beriman

Orang yang beriman akan selamat dari gangguan dajjal, dan dajjal tidak mampu untuk menjerumuskannya dan menjadikannya pengikutnya. Oleh karena itu orang-orang yang beriman bisa membaca tulisan “kafir” yang ada di dahinya dan tidak bisa dibaca oleh orang yang tidak beriman.

Kemudian dajjal akan terhalangi dari orang-orang yang senantiasa membaca dan menghafal 10 ayat pertama dari surat Al-Kahfi, rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam bersabda,

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.” (HR. Muslim)

Tentunya orang-orang yang rajin membaca dan menghafal 10 ayat pertama surat Al-Kahfi adalah orang yang beriman, itu karena mereka sadar akan bahaya fitnah dajjal dan sebagai upaya mengamalkan wasiyat nabi muhammad salallahu ‘alaihi wasalam. Adapun orang-orang yang tak beriman maka jangankan membaca, membuka Al-Qur’an saja mungkin sangat jarang karena kelalaian mereka dari menyibukkan diri dalam urusan dunia.

Didalam hadist lain rasulullah juga bersabda,

فَيَنْزِلُ بِالسَّبَخَةِ فَتَرْجُفُ الْمَدِينَةُ ثَلاَثَ رَجَفَاتٍ يَخْرُجُ إِلَيْهِ مِنْهَا كُلُّ كَافِرٍ وَمُنَافِقٍ

Ketika Dajjal memasuki Sab’khoh (daerah pinggiran Madinah) bergoncanglah kota Madinah sebanyak tiga kali. Lalu keluarlah dari Madinah orang-orang kãfir dan munãfik”.(HR Muslim)

Dajjal akan menggoncang kota madinah, goncangan itu akan menimbulkan rasa takut didalam diri orang-orang munafik maka keluarlah orang-orang kafir dan munafik dari kota itu, akan tetapi goncangan itu tidak akan menimbulkan rasa takut didalam hati orang-orang beriman, mereka akan tetap menetap di kota tersebut dan selamat dari dajjal.

Kalaulah bukan karena keimanan yang mereka miliki tentu mereka sudah keluar dari kota tersebut dan menjadi pengikut dajjal. Tetapi keimanan itu menjaga mereka dan keimanan mereka pula yang membuat dajjal tidak mampu menjerumuskan mereka dalam keburukan dan kesesatan yang dibawanya.

Inilah diantara beberapa kelemahan dan kekurangan yang dimilki dajjal. Orang yang beriman akan mampu melihat kekurangan-kekurangan ini pada diri dajjal dan membuat mereka yakin bahwa apa yang dibawa oleh dajjal hanyalah kenikmatan sesaat dan berakhir pada penderitaan yang tak berpenghujung.

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Menghindari Kematian?

Dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman كُلُّ نَفْسٍ ذائِقَةُ الْمَوْتِ "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian".  (Q.S. Ali Imran : 85) Salah satu hal yang paling ditakuti...

3 Jenis Api Dalam Islam

Api menurut sains adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas, oksigen dan bahan mudah terbakar yang menGhasilkan panas...

Orang Pertama Yang Masuk Syurga?

Sebelum memasuki syurga, para Ahli syurga akan terlebih dahulu melewati fase pensucian hati, Allah akan cabut dari hati mereka sifat dendam, iri dan penyakit-penyakit...

Apakah Jin Masuk Syurga?

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa Hal yang harus diketahui 1. Ada Golongan Jin Yang Beriman. Di dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman, وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ...