Home Fiqih Minum Dengan Gelas Terbuat Dari Emas?

Minum Dengan Gelas Terbuat Dari Emas?

Emas merupakan benda berharga dan memiliki nilai jual yang tinggi. Selain merupakan alat tukar yang sah, emas juga merupakan perhiasan yang mewah. Selain itu, emas juga menjadi harta simpanan bagi kebanyakan orang, selain karna mewah emas juga nilainya tidak pernah berkurang, justru setiap hari semakin bertambah.

Namun apa jadinya bila ada orang yang berlebih-lebihan, bukan saja menjadikan emas sebagai perhiasan dan harta simpanan, namun lebih dari itu mereka menjadikan emas sebagai wadah untuk makan dan minum, seperti raja-raja dan bangsawan kaya. Apakah perbuatan ini boleh?

Rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam bersabda:

لَا تَشْرَبُوا فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ، وَلَا تَأْكُلُوا فِي صِحَافِهِمَا، فَإِنَّهَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا، وَلَكُمْ فِي الْآخِرَةِ» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Janganlah kamu minum dengan gelas (yang terbuat) dari emas dan perak, dan jangan pula kamu makan pada piring yang terbuat dari emas dan perak, karena sesungguhnya yang seperti itu adalah untuk mereka (orang kafir) di dunia, dan buat kamu di akhirat. (HR Bukhri Muslim)

Imam shan’ani dalam kitabnya subulus salam menerangkan:

وَالْحَدِيثُ دَلِيلٌ عَلَى تَحْرِيمِ الْأَكْلِ وَالشُّرْبِ فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَصِحَافِهِمَا، سَوَاءٌ كَانَ الْإِنَاءُ خَالِصًا ذَهَبًا أَوْ مَخْلُوطًا بِالْفِضَّةِ

Hadist ini menunjukan haramnya makan dan minum dibejana yang terbuat dari emas dan perak atau dipiring-piring yang terbuat dari keduanya, baik bejana tersebut semuanya terbuat dari emas atau hanya campuran perak saja.

Sebab Keharaman

  1. Menyelisihi Orang Kafir

Sebab keharaman makan dan minum di bejana yang terbuat dari emas dan perak sebagaimana lanjutan hadist diatas,

فَإِنَّهَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا، وَلَكُمْ فِي الْآخِرَةِ

karena sesungguhnya (makan dan minum dengan bejana emas dan perak)  itu adalah untuk mereka (orang kafir) di dunia, dan buat kamu di akhirat. (HR Bukhari Muslim)

  1. Kesombongan

Makan dibejana emas dan perak sudah pasti akan menimbulkan kesan yang berbeda, dan biasanya kesan-kesan seperti ini perlahan akan menimbulkan rasa sombong, dan tentu ini adalah sifat yang tercela dalam islam.

  1. Ancaman yang berat

Dari hadist ummu salamah, bahwasanya rasulullah bersabda:

الَّذِي يَشْرَبُ فِي إنَاءِ الْفِضَّةِ إنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارَ جَهَنَّمَ» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Bagi yang minum dari bejana yang terbuat dari perak maka  sesungguhnya ia hanyalah memasukkan api jahannam ke dalam perutnya (HR. Bukhari Muslim)

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Mengenal Kitab Tafsir Jalalail

Tafsir Jalalain termasuk tafsir yang ringkas, tapi ia tergolong di dalam kelas menengah. Tafsir Jalalail memiliki kesamaan dengan tafsir Ibnu Katsir dalam tingkat memahaminya....

Kenapa Hujan Menjadi Berkah ?

  Pertama, Allah menyebutkan dalam surat Qaf ayat 9 yang berbunyi: وَنَزَّلنَا مِنَ ٱلسَّمَاۤءِ مَاۤء مُّبَـٰرَكا فَأَنبَتنَا بِهِ جَنَّـٰت وَحَبَّ ٱلحَصِیدِ "Dan Kami telah turunkan dari langit...

Bahaya Namimah

Islam menyariatkan kepada pemeluknya agar melakukan hubungan baik antara sesama muslim yang lainnya. Ini merupakan salah satu tujuan adanya maqosid asy syariah al khomsah....

Baca surat al Kahfi di hari jumat salah, Benarkah ?

Perlu diketahui bahwa secara umum ada beberapa riwayat yang menjelaskan tentang dianjurkan membaca surat-surat tertentu pada hari jumat, seperti surat Yasin, al Kahfi, dan...