Home Fiqih Lalat Jatuh Ke Dalam Minuman, Apa Yang Harus Dilakukan?

Lalat Jatuh Ke Dalam Minuman, Apa Yang Harus Dilakukan?

Lalat merupakan binatang dari jenis serangga, lalat biasanya sering hinggap ditempat-tempat kotor, sehingga banyak orang yang beranggapan bahwa lalat termasuk hewan yang najis. Dan apabila lalat tersebut terjatuh kedalam minuman, seperti teh atau kopi maka kebanyakan orang langsung menumpahkan minumannya karena dikhawatirkan minuman tersebut sudah tercampur dengan penyakit yang dibawa oleh lalat tersebut.

Lalu bagaimana seharusnnya, apakah menumpahkannya adalah solusi yang tepat?

Dalam sebuah hadist, rasulullah bersabda,

إذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ، ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ فَإِنَّ فِي أَحَدِ جَنَاحَيْهِ دَاءً وَفِي الْآخَرِ شِفَاءً

Jika seekor lalat jatuh kedalam minuman kalian maka hendaknya ia menenggelamkan lalat itu kemudian membuangnya, karna pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan di sayap yang lain terdapat obat (HR Bukhari)

Imam Shan’ani dalam kitab subulus salam menjelaskan:

وَأَنَّ الذُّبَابَ إذَا مَاتَ فِي مَائِعٍ فَإِنَّهُ لَا يُنَجِّسُهُ؛ لِأَنَّهُ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – أَمَرَ بِغَمْسِهِ، وَمَعْلُومٌ أَنَّهُ يَمُوتُ مِنْ ذَلِكَ، وَلَا سِيَّمَا إذَا كَانَ الطَّعَامُ حَارًّا، فَلَوْ كَانَ يُنَجِّسُهُ لَكَانَ أَمْرًا بِإِفْسَادِ الطَّعَامِ

Dan sesungguhnya apabila lalat mati (terjatuh) pada benda cair maka ia tidak membuat benda tersebut  menjadi najis, karna rasulullah memerintahkan untuk menenggelamkannya, dan sudah tentu ia mati dengan sebab tenggelam, terlebih apabila makanan tersebut dalam keadaan panas, kalau seandainya lalat tersebut membuatnya najis, maka sudah tentu rasulullah sudah memerintahkan untuk membuang makanan tersebut.

Hukum-hukum yang terkandung dalam hadist diatas

  1. Lalat itu suci ketika hidup atau sudah mati, dan ketika ia hinggap dimakanan (cair atau padat), maka ia tidak membuat makanan tersebut menjadi najis
  2. Di salah satu sayap lalat terdapat penyakit, dan disayap lainnya terdapat obat, apabila lalat tersebut jatuh kedalam minuman maka lalat tersebut akan mengeluarkan racun dari salah satu sayapnya, dan ketika ia ditenggelamkan maka sayap lainnya akan mengeluarkan obat untuk menghilangkan racun yang ada diminuman tersebut, dan alhasil minuman tersebut kembali seperti semula.
  3. Para ulama menyamakan kesucian lalat dengan serangga-serangga lainnya dari kelompok hewan yang tak memiliki darah, seperti semut, nyamuk dan lainnya. Aapbila serangga-serangga ini jatuh kedalam makanan baik itu cair atau padat maka minuman tersbut tetap suci dan tidak menjadi najis

 

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Menghindari Kematian?

Dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman كُلُّ نَفْسٍ ذائِقَةُ الْمَوْتِ "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian".  (Q.S. Ali Imran : 85) Salah satu hal yang paling ditakuti...

3 Jenis Api Dalam Islam

Api menurut sains adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas, oksigen dan bahan mudah terbakar yang menGhasilkan panas...

Orang Pertama Yang Masuk Syurga?

Sebelum memasuki syurga, para Ahli syurga akan terlebih dahulu melewati fase pensucian hati, Allah akan cabut dari hati mereka sifat dendam, iri dan penyakit-penyakit...

Apakah Jin Masuk Syurga?

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa Hal yang harus diketahui 1. Ada Golongan Jin Yang Beriman. Di dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman, وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ...