Home Fiqih Bolehkah Orang Buta Menjadi Imam Shalat?

Bolehkah Orang Buta Menjadi Imam Shalat?

Menjadi Imam dalam shalat berjama’ah bukanlah tugas yang ringan. Diantara kriteria yang harus dimiliki oleh imam selain bacaan yang baik juga ia haruslah orang yang paham seputar hukum shalat dari rukun-rukun shalat sampai hal-hal yang membatalkannya. Ini semua karena ia adalah pemimpin shalat dan harus bertanggung jawab terhadap keabsahan shalat orang-orang yang bermakmum di belakangnya.

Dalam islam tidak disyaratkan orang yang menjadi imam shalat haruslah berfisik sempurna. Selama bacaannya baik, dan dia memahami hukum-hukum seputar shalat maka boleh menjadi imam bagi orang lain.

Diantara orang yang punya kekurangan fisik namun boleh menjadi imam shalat adalah orang yang buta. Nabi Saw pernah mengangkat Ibnu Ummi Maktum yang buta untuk menjadi imam shalat berjemaah di Madinah.

 disebutkan dalam hadis dari Anas bin Malik, dia berkata;

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اسْتَخْلَفَ ابْنَ أُمِّ مَكْتُومٍ يَؤُمُّ النَّاسَ وَهُوَ أَعْمَى

“Sesungguhnya Nabi Saw mengangkat Ibnu Ummi Maktum untuk menjadi imam bagi masyarakat padahal beliau buta.” (HR. Abu Dawud)

Selain Ibnu Ummi Maktum, ada sahabat Nabi Salalllahu ‘alaihi wa salam yang bernama ‘Itban bin Malik. Beliau menjadi imam shalat berjamaah bagi masyarakatnya padahal dia buta.

Imam Nawawi di dalam kitabnya Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab berkata:

واتفقوا على أنه لا كراهة في إمامة الأعمى للبصراء

“Para Ulama telah bersepakat bahwasanya tidak dimakruhkan seorang yang buta menjadi imam bagi orang yang melihat” (Jilid 4 hal. 287)

Ibnu Qudamah di dalam kitabnya Al-Mughni berkata :

وإمامة العبد والأعمى جائزة

“Seorang budak dan orang buta diperbolehkan menjadi Imam” (Jilid 2 hal. 142)

Kebolehan orang buta untuk menjadi imam adalah kesepakatan (Ijma’) seluruh ulama dan tidak ada perbedaan pendapat dalam hal ini.

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Istri-istri Nabi Muhammad

Bahwa sudah diketahui bersama, sebagaimana manusia biasa, Nabi juga bisa menikah. Dan perlu diketahui juga, bahwa fitrah dari makhluk adalah Allah jadikan mereka berpasang-pasangan....

Al Hafiz Jalaluddin Abdurrahman As Suyuthi

Nama beliau Abdurrahman bin al Kamal. Kuniyah beliau Abu al Fadhl, adapun laqob beliau Jalaluddin. Lahir pada malam ahad awal bulan Rajab tahun 849 H...

Menghayati Kandungan Surat Yusuf Ayat 86

by: Riza Ashfari Mizan Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالى berfirman, قَالَ إِنَّمَآ أَشْكُوا۟ بَثِّى وَحُزْنِىٓ إِلَى ٱللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ Ya'qub menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah...

Menghindari Kematian?

Dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman كُلُّ نَفْسٍ ذائِقَةُ الْمَوْتِ "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian".  (Q.S. Ali Imran : 85) Salah satu hal yang paling ditakuti...