Home Muamalah Dia Yang Mahal, Atau Anda Yang Kurang Berjuang?

Dia Yang Mahal, Atau Anda Yang Kurang Berjuang?

Pernikahan adalah ibadah mulia, ibadah terlama, dan juga penyempurna agama seseorang, dan benteng pelindung dari fitnah syahwat yang berbahaya.

Selain itu Allah juga sudah menanamkan fitrah dalam jiwa setiap manusia rasa ketertarikan kepada lawan jenis untuk membina ikatan suci diantara keduanya, karena selain ibadah, seseorang menikah juga bukan semata-mata untuk memenuhi hasrat manusiawinya, akan tetapi juga untuk mencari kenyamanan dan kebahagiaan yang mana itu tidak didapatkan kecuali dengan jalan berumah tangga.

Permasalahan klasik yang masih menjadi salah satu momok dan hambatan pokok untuk menikah usia dini adalah “Mahalnya Mahar”, dimana konflik ini terjadi di sebagian wilayah di Indonesia karna mengacu kepada adat yangg sudah turun temurun.

Suku bugis misalnya, terkenal dengan mahar “uang panai” yang besarannya tergantung dengan tingkat pendidikan calon mempelai wanita, semakin tinggi tingkat pendidikannya, semakin besar pula mahar yang harus di serahkan. Adapun besaran mahar yang harus dipersiapkan tidak kurang dari 50 juta rupiah,itu baru uang panai, belum perkakas yang lain. Maka bersiap-siaplah untuk mengosongkan ATM anda jika ingin menikah dengan gadis bugis.

Di pulau sumatera, ada Aceh, suku yang kaya akan adat dan budaya, tidak terkecuali adat itu juga berlaku dalam masalah mahar. Di aceh tersendiri mahar menggunakan emas, besarannya disebut dengan istilah “Mayam”. Besaran mayam yang di tuntut dari mempelai pria biasanya berkisar tidak kurang dari 10 sampai 15 mayam, ukuran per mayamnya adalah berkisar antara 1.500.000 sampai 2.000.000 rupiah. Adapun jika tingkat pendidikan calon mempelai wanita tinggi, kemudian diiringi dengan paras yang manis rupawan, maka anda harus bersiap siap untuk menjual rumah anda.

Terlepas dari itu, bagaimana sikap kita? Apakah mahalnya mahar ini merupakan hal yang tidak elok, karena syariat sendiri memerintahkan kita untuk memudahkan. Bahkan mahar bukanlah syarat atau rukun dalam pernikahan, ia hanya kewajiban yg diperuntukkan bagi laki-laki yg hendak meminang kekasihnya, dan juga kewajiban mahar ini tidak ada aturan tertulis tentang berapa besarannya, bahkan karena bukan syarat dan rukun, mahar itu boleh hutang, artinya boleh dibayar setelah menikah.

Sementara anda enggan berjuang dan berusaha untuk mendapatkan bidadari yang lebih berharga dari dunia dan seisinya sebagaimana yang di isyaratkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasalam,

المرأة الصالحة خير من الدنيا و ما فيها

” Wanita yg baik lebih berharga dari dunia dan seisinya.” (HR. Bukhary)

Dia adalah wanita yang nanti akan menjadi pelayan setia anda, tempat berteduh, penghilang segala kepenatan, menjadi ladang ibadah dan dakwah, menjadi separuh jiwa penyempurna agama, dan tentunya menjadi tempat bercocok tanam yang akan melahirkan generasi generasi islami, serta menjadi madrasah utama bagi buah hati anda, hadirnya membawa ketenangan dan ketiadaannya mengundang kerinduan, dia adalah orang yang akan menua bersama anda, kemudian anda ingin mendapatkannya tapi dengan usaha yang sekecil mungkin.?

Benar, syariat itu memudahkan dan tidak menyulitkan, bahkan ada wanita di zaman Rasulullah yang menikah hanya dengan mahar sepasang sandal, kemudian anda ingin memaksakan hal itu juga terjadi pada calon istri anda? tidak segampang itu juga.

Nabi Muhammad Sallalahu alaihi wasalam melamar Siti Khadijah dengan mahar berupa 20 ekor unta. Coba kita rupiahkan nilai mahar Rasulullah supaya bisa menjadi nilai inspiratif untuk anda yang ingin menikah.

Satu ekor unta harganya adalah 4.000 riyal, bila dirupiahkan sekitar Rp 15 juta. Jika onta yang dijadikan mahar 20 ekor, maka nilainya Rp 15 juta x 20 = Rp 300 juta. Tentunya nominal ini bukan sedikit.

Bahkan anda harus tahu bahwa wanita merasa kagum dengan laki-laki yang tidak menawar-nawar mahar. Kenapa? Karena dia merasa diperjuangkan, ia rela berjuang sekuat tenaga untuk mengumpulkan mahar, berapapun itu tak masalah yang penting bisa hidup bersama, karena calon kekasihnya tidak ternilai dengan uang, apalah arti uang jika dibandingkan dengan cinta dan perhatiannya.?

Sebaik baik perempuan adalah yang paling sedikit maharnya, namun laki laki yang baik tentu akan memuliakan maharnya. Uang bisa dicari, ia datang dan pergi, yang terpenting adalah ikhtiar dan berdoa, Allah akan bukakan pintu rezeki karena Allah menolong setiap orang yang menikah yang ingin menjaga kesucian dirinya. sebagaimana sabda rasulullah sallalahu alaihi wasalam,

ثَلَاثَةٌ كُلُّهُمْ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَوْنُهُ الْمُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ وَالْمُكَاتَبُ الَّذِي يُرِيدُ الْأَدَاءَ

“Ada tiga orang yang akan mendapatkan pertolongan Allah: (1) orang yang berjihad di jalan Allah, (2) orang yang menikah demi menjaga kesucian dirinya, (3) budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya.” (HR. An-Nasa’i dan Tirmidzi)

Namun bijaknya, kita tidak seharusnya menyulitkan pemuda dan pemudi yang sudah memiliki hasrat untuk merajut cinta yang suci, karena ketika mereka menganggap menikah adalah sesuatu yang sulit untuk direalisasikan karna mahar yang terlampau mahal untuk dijangkau, maka zina dijadikan solusi ideal untuk menyalurkan hasrat mereka, dan ini mudharat yang jauh lebih besar dari pada hanya sekedar meninggalkan adat.

Adapun bagi kaum laki-laki hendaknya tidak gampang mengeluh, kita adalah pejuang dan keluhan anda menurunkan wibawa anda sebagai sosok pejuang. uang bisa dicari, tapi kesempatan bersamanya tidak datang dua kali, anda yang maju dan berjuang, atau orang lain yang memperjuangkannya.

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Menghindari Kematian?

Dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman كُلُّ نَفْسٍ ذائِقَةُ الْمَوْتِ "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian".  (Q.S. Ali Imran : 85) Salah satu hal yang paling ditakuti...

3 Jenis Api Dalam Islam

Api menurut sains adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas, oksigen dan bahan mudah terbakar yang menGhasilkan panas...

Orang Pertama Yang Masuk Syurga?

Sebelum memasuki syurga, para Ahli syurga akan terlebih dahulu melewati fase pensucian hati, Allah akan cabut dari hati mereka sifat dendam, iri dan penyakit-penyakit...

Apakah Jin Masuk Syurga?

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa Hal yang harus diketahui 1. Ada Golongan Jin Yang Beriman. Di dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman, وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ...