Home Fiqih Sudah Tepatkah Air Yang Kita Gunakan Untuk Bersuci?

Sudah Tepatkah Air Yang Kita Gunakan Untuk Bersuci?

Sebelum kita membicarakan masalah inti, saya ingin berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya jumpai, diantaranya adalah saya banyak menemui masyarakat awam bahkan mungkin kita dulunya tidak terlalu memperhatikan air yang sedang kita gunakan untuk bersuci, Padahal air tersebut nantinya akan memiliki pengaruh yang besar terhadap sah atau tidaknya ibadah yang kita kerjakan.

Salah satu media bersuci itu air, perlu kita ingat tidak semua air itu bisa digunakan untuk bersuci, ada beberapa jenis air yang disepakati seluruh ulama boleh digunakan untuk bersuci. Dan ada juga sebagian jenis air lainnya di perbolehkan untuk bersuci oleh sebagian ulama, akan tetapi justru dilarang oleh sebagian ulama lainnya.

Dalam tulisan ini kami ingin membahas klasifikasi air, khususnya menurut pandangan ulama-ulama dari madzhab Syafi’i. Dalam mazhab Syafi’i para ulama membagi air menjadi tiga kelompok.

  1. Air suci sifatnya menyucikan atau dengan bahasa lain boleh kita pakai untuk berwudhu, membersihkan najis dan mandi besar.
  2. Air suci tapi tidak menyucikan yang mana nantinya air ini bisa kita gunakan sehari-hari, tapi bukan dalam hal bersuci.
  3. Air najis yang setau saya kebanyakan ulama bahkan hampir semuanya melarang kita untuk menggunakannya.

Air Suci Mensucikan

Secara umum air ini terbagi dua, yang pertama, air yang turun dari langit, yang kedua air yang keluar dari perut bumi. Kedua jenis air ini disebut dengan air mutlak, akan tetapi  kebanyakan ulama terdahulu lebih merincikannya, dan kebanyakan mereka merincikannya menjadi 7 macam.

Air Hujan

Dalil pembolehan penggunaan air hujan untuk bersuci adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala:

وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً لِيُطَهِّرَكُمْ بِهِ

Dan Dia (Allah) menurunkan untuk kalian dari langit air hujan untuk menyucikan kalian dengan air tersebut”. (QS. Al-Anfal:11).

Para ulama sepakat jika air hujan itu suci dan menyucikan, dengan kata lain boleh digunakan untuk bersuci.

Air Laut

Rasulullah ketika ditanyai mengenai air laut jika digunakan untuk wudhu maka beliau bersabda:

هُوَ الطَّهُوْرُ مَاءُهُ الحِلُّ مَيْتَتُهُ

“Dia (air laut) itu suci lagi menyucikan, bangkainya juga halal dimakan”.

Air Sumur

Rasulullah saw. pernah ditanya, “Apakah engkau wahai Rasulullah saw. akan berwudhu dengan air sumur budha’ah, walaupun orang-orang melemparkan kotoran dan benda-benda najis lainnya kedalam sumur tersebut? Beliau SAW bersabda:

اَلْمَاءُ طَهُوْرٌ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ

“Air itu suci dan menyucikan, tidak ada satupun yang menajisiinya”.

Air Es Dan Air Salju.

Dalil pembolehan menggunakan air es dan salju untuk bersuci adalah  bahwa rasulullah sallalahu alaihi wasalam pernah terdiam antara bacaan takbiratul ihram dan alfatihah, kemudian dalam diamnya tersebut beliau berkata :

اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ اوَلْمَاءِ وَالْبَرَدِ

“Ya Allah! Cucilah dosa-dosaku dengan air es, hujan, dan salju”.

Air Sungai Dan Air Mata Air

Adapun dalil kebolehan penggunaan air sungai dan mata air adalah Ijma‘ (kesepakatan) para ulama tentang kebolehannya. Kemudian juga dikarenakan zatnya serupa dengan air sumur dan air laut. Karena pada hakikatnya air sumur berasal dari mata air, dan air sungai berasal dari air laut. maka jika air sumur dan laut boleh digunakan untuk bersuci maka air sungai dan mata air juga boleh digunakan untuk bersuci.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Menghindari Kematian?

Dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman كُلُّ نَفْسٍ ذائِقَةُ الْمَوْتِ "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian".  (Q.S. Ali Imran : 85) Salah satu hal yang paling ditakuti...

3 Jenis Api Dalam Islam

Api menurut sains adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas, oksigen dan bahan mudah terbakar yang menGhasilkan panas...

Orang Pertama Yang Masuk Syurga?

Sebelum memasuki syurga, para Ahli syurga akan terlebih dahulu melewati fase pensucian hati, Allah akan cabut dari hati mereka sifat dendam, iri dan penyakit-penyakit...

Apakah Jin Masuk Syurga?

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa Hal yang harus diketahui 1. Ada Golongan Jin Yang Beriman. Di dalam Al-Qur’an Allah ta’ala berfirman, وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ...