Home Biografi Ulama Imam Nawawi, Ulama Single Yang Produktif

Imam Nawawi, Ulama Single Yang Produktif

Tak dipungkiri lagi, Imam an-Nawawi merupakan tokoh yang sangat masyhur keilmuannya, terutama di kalangaan penuntut ilmu di indonesia. Beliau memiliki beberapa karya-karya fenomenal yang secara turun menurun selalu dikaji dan di jadikan rujukan di pesantren-pesantren indonesia. Nama lengkapnya adalah Abu Zakariya Yahya bin Syaraf an-Nawawi atau lebih dikenal sebagai Imam Nawawi.

Beliau adalah salah seorang ulama besar mazhab Syafi’i. Beliau lahir di desa Nawa, dekat kota Damaskus, pada tahun 631 H dan wafat pada tahun 24 Rajab 676 H dalam keadaan lajang (belum menikah)

Imam Nawawi memulai rihlah ilmunya ketika usianya menginjak 18 tahun. Kota yang dituju adalah dimaskus. Disana beliau belajar dan bermajlis dengan ulama-ulama besar di masa itu.

Ketekunan dan tekad beliau dalam menuntut ilmu tidak perlu diragukan lagi. Bahkan disebutkan dalam beberapa keterangan, Imam nawawi setiap harinya belajar 12 kitab kepada guru-gurunya.

Setiap waktunya beliau gunakan untuk belajar, mengajar, dan ibadah-ibadah lainnya. Bahkan beliau sangat sabar dengan keadaan kehidupan beliau dan termasuk orang yang begitu tawaddhu’ dan jauh dari kata-kata kemewahan.

Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. diantaranya:

  1. Dalam bidang hadits: Arba’in, Riyadhush ShalihinAl-Minhaj (Syarah Shahih Muslim), At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir.
  2. Dalam bidang fiqih: Minhajuth ThalibinRaudhatuth ThalibinAl-Majmu’.
  3. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat.
  4. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’anBustanul ArifinAl-Adzkar.

Pada saat kembali ke kota kelahirannya, Nawa, beliau mengalami sakit yang membuat beliau pulang ke sisi Allah swt. Pada saat itu tepatnya pada bulan Rajab tahun 676 M. Beliau meninggal dalam keadaan lajang dan masih berumur sangat muda yakni 45 tahun.

Imam an-Nawawi juga dimasukkan oleh Abul Fattah Abu Ghuddah dalam bukunya yang berjudul “Ulamaul Uzzab alladzina Yuatssiruna al-Ilm alaz Zawaj.” (Ulama-ulama yang melajang seumur hidup karena lebih mendahulukan ilmu daripada menikah.)

Irsyad Hidayat Lc.
Alumni Universitas Islam Muhammad Bin sa'ud Jakarta (LIPIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca surat al Kahfi di hari jumat salah, Benarkah ?

Perlu diketahui bahwa secara umum ada beberapa riwayat yang menjelaskan tentang dianjurkan membaca surat-surat tertentu pada hari jumat, seperti surat Yasin, al Kahfi, dan...

Apa itu Hatibul Layl ?

  حاطب ليل Pencari kayu bakar di malam hari. Sebenarnya gelar ini digagas oleh para kritikus riwayat terhadap sekian banyak ulama dan perawi ketidak mampuannya dalam membedakan...

Istri-istri Nabi Muhammad

Bahwa sudah diketahui bersama, sebagaimana manusia biasa, Nabi juga bisa menikah. Dan perlu diketahui juga, bahwa fitrah dari makhluk adalah Allah jadikan mereka berpasang-pasangan....

Al Hafiz Jalaluddin Abdurrahman As Suyuthi

Nama beliau Abdurrahman bin al Kamal. Kuniyah beliau Abu al Fadhl, adapun laqob beliau Jalaluddin. Lahir pada malam ahad awal bulan Rajab tahun 849 H...